Berdua Papa Jadi Lebih Baik

Bila memungkinkan, ajak Papa menjadi pendamping saat persalinan nanti. Papa memiliki ikatan emosi lebih terhadap Mama dan si buah hati, sehingga dianggap lebih mampu berempati dan memberikan dukungan penuh apalagi saat menyaksikan perjuangan Mama saat melahirkan si kecil. Berikut beberapa hal yang bisa Papa lakukan untuk menjadi pendamping persalinan yang hebat bagi Mama dan buah hati:

Baca juga : Kursus Bahasa Jerman di Jakarta

‘ Ikut kelas prenatal dengan Mama. Umumnya, kelas prenatal juga membuka kesempatan bagi Papa untuk ikut serta. Sebaiknya Papa menyempatkan diri untuk bergabung, sehingga dapat memiliki gambaran tentang proses bersalin, mulai teknik pernapasan yang baik bagi Mama, apa saja yang bisa dilakukan selama Mama menjalani proses pembukaan, sertab hal-hal lain yang perlu dilakukan sebelum, selama, dan setelah proses bersalin.

‘ Pertahankan rasa humor. saat pembukaan 1-3 mama mungkin masih bisa tersenyum bahkan tertawa ketika diajak bercanda. Namun saat pembukaan sudah lebih dari 4, Mama bisa saja menjadi orang paling sinis di dunia. Kondisi ini harus sangat dimengerti oleh Papa mengingat proses bersalin bukanlah hal mudah. Saat Mama marah-marah, misal, tanggapi dengan santai dan penuh kasih sayang. Percayalah, Pa, ini hanya terjadi sementara.

‘ Bantu Mama mendapatkan posisi paling nyaman. Rasa nyeri bisa membuat Mama merasa tak nyaman walau sudah berganti-ganti posisi. Nah, di sinilah peran Papa sangat dibutuhkan dalam menciptakan rasa nyaman. Berikan pijatan halus pada punggung Mama, belai lembut rambut Mama, serta genggamlah tangan Mama. Ini akan sangat membantu Mama menemukan rasa nyaman.

‘ Berikan semangat selama proses mengejan. Proses mengejan akan menguras energi yang cukup banyak. Dukungan Papa berupa kata-kata, “Ayo Ma, kita pasti bisa!” dapat menyalurkan energi tambahan bagi Mama.

‘ Puji usaha Mama. Setelah buah hati lahir, sampaikan pada Mama bahwa berkat perjuangannyalah, Papa dan Mama kini sudah memiliki seorang bayi. Papa bisa memberi tahu Mama jenis kelamin bayi dengan kata-kata: “Anak kita secantik mamanya!” untuk anak perempuan atau “Jagoan Papa sudah lahir!” untuk anak laki-laki.

Sumber : pascal-edu.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *