Meringkuk Gara-Gara Facebook Bag4

Dodi dianggap menyebarkan informasi elektronik bermuatan penghinaan dan pencemaran nama. Ancaman hukumannya enam tahun penjara. Polisi tak mereken alasan Dodi bahwa akun Facebook miliknya diretas. Demikian pula jaksa yang menuntut Dodi dua tahun penjara. Dalam sidang putusan, ketua majelis hakim Parlindungan Sinaga menyatakan Dodi bersalah mencemarkan nama Anif. Ikhwaluddin mempertanyakan putusan hakim yang menurut dia mengabaikan sejumlah kesaksian dalam sidang. ”Ini akan jadi preseden buruk,” ujar Ikhwaluddin. ”Orang bisa dipidana karena tautan berita yang tidak dia ketahui.” Adapun Anif Shah melalui anaknya, Musa Rajek Shah, menolak berkomentar atas putusan hakim. Menurut dia, keluarga tak ingin Anif terus jadi bahan pembicaraan.

”Sudahlah. Bapak saya sudah tua,” kata Musa ketika dihubungi pada Selasa pekan lalu. Meski Dodi sudah menyerah, kasus pencemaran nama lewat media elektronik ini masih berlanjut. Habibi, yang juga telah menjadi tersangka, tak hanya membantah laporan Anif. Senin pekan lalu, ia juga menggugat Pasal 27 ayat 3 Undang-Undang ITE ke Mahkamah Konstitusi. ”Kami meminta Mahkamah Konstitusi memperjelas tafsir pasal sapu jagat itu,” ujar Murshal Fadhilah, pengacara Habibi, Selasa pekan lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *