Toast dan Duel Kipas

Padnecwara menyuguhkan empat koreograf di Taman Mini Indonesia Indah. Berulang kali ditampilkan, Kumolo Bumi tetap menarik. Enam perempuan mengenakan kostum penari serimpi mengambil empat gelas di belakang mereka. Mereka lalu menari sambil memegang winegelas. Tangan kanan mereka mengangkat gelas, kemudian sedikit menyorongkannya ke arah penonton.

Lalu, dengan posisi tubuh merendah, mereka seolah-olah meneguknya. Retno Maruti, koreografer senior, memberi judul tarian ”seloki” garapannya tersebut Pradapa Ngambar. Artinya: aroma yang semerbak. Serimpi dan gelas wine. Sebuah ungkapan indies. Campuran antara budaya Jawa dan kultur Belanda. Malam itu, 8 September 2017, melalui karyanya tersebut, Retno Maruti bersulang menghormati tamu Padnecwara yang datang memenuhi Sasono Langen Budoyo Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *