Puting Lecet Bukan Hambatan Menyusui

Mengalami lecet saat menyusui mungkin dialami sebagian kecil ibu menyusui. Terutama, bagi mereka yang baru pertama kali menyusui. Tentu, gangguan ini harus segera diatasi. “Apabila tidak ditangani segera, bisa mengganggu proses menyusui. Padahal, saat ini semua ibu tentunya ingin memberikan ASI sebagai makanan terbaik kepada anak-anaknya,” jelas Mia Sutanto, Ketua umum Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) dalam acara talkshow di acara AIMI Breastfeeding Fair (AIMI BFF) 2015, di Bintaro Jaya Xchange, Banten, Sabtu (19/12/2015).

Baca juga : Beasiswa s2 Jerman

Apabila lecet pada puting dibiarkan saja, salah satu dampaknya akan terjadi infeksi pada payudara. Infeksi ini bisa berasal dari kuman yang masuk melalui mulut dan hidung bayi ke dalam payudara melalui puting yang lecet dan retak tersebut. Akibatnya, puting tampak bengkak, kemerahan, terasa nyeri, dan timbul demam pada penderita. Kondisi puting lecet sebagian besar disebabkan posisi mulut bayi yang tidak pas saat mengisap puting ibunya, sehingga, alih-alih mengisap ASI, si bayi hanya mengemut puting saja.

Untuk mengatasi lecet pada puting Mia menyarankan para ibu untuk segera berkonsultasi pada konselor menyusui agar penyebab lecet dapat diketahui. “Kalau penyebab lecet sudah diketahui, puting yang lecet dapat disembuhkan. Biasanya tidak perlu memakan waktu lama, cukup 2—3 hari saja, puting dapat sembuh kembali, dan proses menyusui tidak terganggu,” tambah Mia. Talkshow ini merupakan salah satu rangkaian acara AIMI selama tiga hari penyelenggaraan, yakni 18, 19, 20 Desember 2015.

Sebagai informasi, AIMI BFF merupakan kegiatan rutin terbesar yang diadakan AIMI Pusat setiap tahunnya yang selalu mengangkat tema-tema menarik untuk menyosialisasikan ASI dan menyusui ke masyarakat. Kegiatan AIMI BFF mencakup bazar, talkshow, workshop komunitas, mini Kelas EdukASI Menyusui, konseling menyusui, dan banyak lagi. AIMI BFF 2015 yang merupakan BFF ke-8 dihadiri berberapa komunitas, salah satunya Komunitas Ayah ASI. Acara dibuka oleh Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diani, SH.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *