Belajar Jalan Yuk

Sebelum mulai belajar berjalan sendiri, anak harus bisa berdiri tanpa bantuan orang lain. Posisi berdiri sendiri merupakan untuk belajar berjalan. Bila anak start ing point belum bisa berdiri sendiri, tidak dianjurkan untuk melatihnya berjalan. Lebih baik, biarkan anak berlatih berdiri sambil berpegangan pada sebuah benda/tumpuan.

“ Info lengkap syarat mendapatkan beasiswa kuliah di Jerman gratis “ ~ upstory ~

Sebenarnya, tidak ada patokan khusus kapan seorang anak bisa mulai belajar jalan. Prinsipnya, walaupun pola perkembangan anak mengikuti pola yang sama dengan anak seusianya, tapi kecepatan pencapaian kemampuan tertentu pada tiap anak sangat bervariasi. Kecermatan dalam mengamati, menilai, dan menyimpulkan kesiapan anak untuk berlatih berjalan sendiri sangat dibutuhkan.

Rhedita Nayoan (32) yakin untuk mulai merangsang kemampuan berjalan sendiri pada Ziggy (3,8), ketika putra sulungnya itu sudah bisa berdiri sendiri tanpa berpegangan pada apa pun. “Saya mulai membimbingnya berjalan sendiri, menggandeng tangannya, mengawasi, dan yang paling penting menyemangati anak saat sedang berdiri sendiri untuk melangkah berjalan. Umur Ziggy waktu itu antara 10-11 bulan dan dia berhasil berjalan sendiri ketika berumur 1 tahun.” Sementara, Selly Anggraeni (28) mulai merangsang kemampuan berjalan sendiri pada Tamina (2,8) ketika putri sulungnya itu mulai mencoba berdiri sambil berpegangan pada benda yang ada di sekelilingnya.

Saat itu usia Tamina sekitar 8–9 bulan dan di usia setahun, ia pun sudah lancar berjalan. Mama lainnya, Cinta Permata Sukma (31) pertama kali terpikir untuk mulai mengajari buah hatinya, Gending (2,5), belajar berjalan saat berusia 1 tahun. Waktu itu Cinta melihat anak dari teman-teman sebayanya yang berusia sekitar 1 tahun sudah bisa berjalan. Di waktu yang sama, Gending juga mulai senang memanjat kursi dan meja. Cinta dan suami lalu mulai sering menatih Gending dengan harapan putri semata wayang mereka itu akan mulai melangkah sendiri.

Kalau Aqeela (1,10), putri dari Tri Finda Oktalia (30) ceritanya lain lagi. Di usia 8 bulan, Aqeela mulai sering memanjat kursi dan merangkak naik tangga. Sebulan kemudian ia sudah berani berdiri sambil bertumpu di dinding. Untuk membantu Aqeela belajar berjalan, Finda memanfaatkan bangku kecil dan kardus yang diisi benda berat untuk didorong putrinya sambil berjalan. Cara ini terbukti efektif karena membuat Aqeela berani dan senang berjalan sambil berpegangan pada kursi atau kardus. Ketika berulang tahun yang pertama, putri pertama Finda itu pun sudah lancar berjalan sendiri tanpa dibantu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *