Makna Di Balik Berat Dan Panjang (Tinggi) Si Kecil Bag3

Sebaliknya, bila LK anak lambat atau terlalu kecil dari usianya, maka ada hal yang harus diteliti lebih jauh, selain memberikan saran pada orangtua untuk melakukan stimulasi dan kontrol teratur pada tenaga kesehatan. Nah, jelas sekali, ya, Mama Papa, betapa pengukuran BB, PB/TB, dan LK itu mutlak menjadi perhatian dan acuan objektif dalam memantau kesehatan seorang anak. Lantas, bagaimana cara mengukurnya?

Baca juga : Tes Toefl Jakarta

CARA TEPAT MENGUKUR Proses pengukuran BB, PB/ TB, dan LK dibagi berdasarkan periode kehidupan seorang anak. Usia 0—1 tahun disebut periode bayi dan di atas 1 tahun sebagai periode anak. Mengukur BB bayi dilakukan dengan cara menimbang bayi pada posisi berbaring. Saat penimbangan, idealnya bayi dalam keadaan telanjang atau bisa juga dengan mengena kan baju tipis (mencegah kedinginan) dan menggunakan popok baru. Sebelum ditimbang, pastikan timbangan sudah dikalibrasi dan jarum jam atau angkanya menunjukkan nol (0).

Sedangkan untuk mengukur BB anak, bisa menggunakan timbangan berdiri. Untuk mengukur PB bayi, maka bayi harus dalam keadaan berbaring telentang, kepala harus menempel dengan ujung alat ukur yang bersifat statis, kemudian bayi diposisikan lurus, dan ujung peng ukur diposisikan pada ujung terluar tumit, pun si kecil tidak boleh bergerak. Karena itu, dibutuhkan dua orang untuk mengukur panjang badan bayi dengan pembagian tugas: satu orang memegang kepala, satu orang memegang badan dan kaki, juga alat ukur.

Anak yang sudah bisa berdiri, tingginya diukur dengan stadiometer: anak berdiri tegak merapat ke dinding, lalu diukur mulai kepala bagian belakang, bahu, pinggang, dan tumit sambil pandangan mata nya lurus ke depan. Alat ukur lalu diturunkan sampai menyentuh puncak kepala anak. Angka yang tampak pada stadiometer dinilai sebagai TB anak. (Gambar 2) Selain menggunakan stadiometer, di rumah bisa menggunakan meteran kain dari kayu yang ditempelkan di din ding, angka nol (0) diletakkan di bawah, menyentuh lantai, kemudian lakukan hal yang sama se perti mengukur dengan stadiometer. Gunakan mistar (penggaris) untuk mengetahui berapa tinggi anak.

Sumber : https://pascal-edu.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *