Category Archives: Parenting

Tip Pascasesar

Ada banyak alasan yang menyebabkan seorang mamil harus melahirkan melalui operasi sesar. Ini, lo, Ma, prosedur dan tahapan persalinan sesar yang penting untuk dipahami. Umumnya, proses pemulihan berjalan selama kurang lebih enam minggu. Ini tip yang dapat Mama lakukan untuk melancarkan proses pemulihan.

Baca juga : ausbildung jerman

Upayakan untuk bangkit dari tempat tidur dan mulai berjalan sedikit demi sedikit dalam waktu 24 jam setelah persalinan, misalnya untuk ke kamar mandi. Alison Edelman, MD, MPH, asisten profesor bidang obgin di Oregon Health & Sciences University di Portland menjelaskan, berjalan membantu melancarkan aliran darah sehingga mengurangi risiko pembekuan darah. Selain itu, bergerak dan berjalan juga akan membantu melancarkan fungsi sistem pencernaan Mama.

Bila kelelahan, segera beristirahat ya, Ma. Jangan memaksakan diri hanya karena berharap dapat cepat pulih. Bagaimanapun juga, Mama baru saja menjalani proses operasi, sehingga membutuhkan waktu khusus untuk kembali pulih. • Hindari mengangkat benda berat. Saat menyusui bayi, posisikan tubuh Mama setengah berbaring atau duduk. • Minum cukup untuk mencegah sembelit atau buang air besar tidak teratur yang merupakan salah satu akibat dari operasi. • Bila sudah pulang ke rumah, hindari melakukan aktivitas berat, naik-turun tangga, serta menyetir sendiri setidaknya seminggu pascapersalinan. Nasihat ini diberikan oleh Henry Lerner, MD, dokter obgin dan instruktur klinis dari Harvard Medical School.

Bersihkan luka sayatan sesuai anjuran tenaga medis, atau bersihkan setiap hari dengan air hangat dan sabun, lalu segera keringkan dengan kain bersih. Balut luka dengan kain kasa agar tidak bergesekan dengan pakaian. Ganti kain kasa setiap hari dan jaga agar area luka tetap kering. • Waspadai timbulnya infeksi pada luka sayatan. Tanda-tanda munculnya infeksi antara lain: – Irisan luka berwarna merah, bengkak, atau mengeluarkan cairan atau berdarah. – Mama mengalami demam hingga lebih dari 38 derajat Celsius. – Terasa sakit yang semakin kuat alih-alih berkurang pada area bekas sayatan. – Keluar darah dari vagina.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

 

Kamus Tangisan Bayi

Meski terdengar sama, sebenarnya tangisan bayi memiliki arti yang berbeda-beda. Nah, bagaimana membedakannya? Ini dia kamusnya!

Berpola, iramanya teratur, berlangsung terusmenerus, dan semakin lama semakin kencang. Biasanya diselingi gerakan mengisap atau membuka-menutup pada mulut. Terdengar seperti mengeluarkan suara “neh”. Arti tangisan : Bayi lapar, ingin menyusu. Yang harus dilakukan : Segera angkat bayi dan berikan ASI. Bayi yang menangis karena lapar umumnya langsung berhenti menangis saat disusui.

Baca juga : Kerja di Jerman

Merengek dan biasanya disertai dengan gerakan yang menunjukkan bayi gelisah, seperti menggosok-gosok wajah atau menggaruk dan menarik telinganya. Arti tangisan : Bayi kelelahan. Yang harus dilakukan : Pindahkan bayi ke ruangan yang suasananya lebih tenang dan tak bising. Atur suhu kamar agar tak terlalu panas/dingin, berikan usapan lembut di punggung, senandungkan lagu lembut, hingga bayi tertidur lelap. Bila perlu, ganti pakaiannya dengan pakaian bersih.

Suara tangis melengking dan jelas, napas agak tersendat, lalu diikuti tangisan berikutnya. Biasanya makin lama, makin kencang. Tangisan terdengar seperti suara “heh”. Arti tangisan : Merasa tak nyaman, bisa karena popoknya basah, kepanasan/ kedinginan, tangan dan kakinya terjepit bantal atau guling, dan lainnya. Yang harus dilakukan : Segera periksa popok bayi, baju, dan area sekitar tempat tidurnya. Cari penyebabnya, lalu atasi, hingga bayi berhenti menangis.

Tangisan terdengar berbeda dari tangisan lain. Bayi menangis dengan suara keras/ melengking, berhenti sebentar, lalu menangis lagi disertai suara serupa rintihan. Biasanya sulit ditenangkan. Arti tangisan : Bayi merasa tak sehat atau sakit. Yang harus dilakukan : Pegang tubuh bayi di bagian kening atau leher, cek suhu tubuhnya apa terasa hangat atau tidak. Coba redakan tangisnya dengan menggendong dan memberi pelukan hangat. Bila si kecil tetap menangis dan rewel, atau orangtua merasa tak yakin apa masalah yang dihadapi si kecil, segera bawa ke dokter anak untuk memastikan kondisinya serta mendapat penanganan yang tepat.

Sumber : https://maxfieldreview.com/

Survei Kebahagiaan Keluarga Indonesia Bag2

Lakukan hal hal sederhana, ikuti dunia mereka,” jelasnya. Salah satu lagi kebahagiaan bagi orangtua dijelaskan oleh Dr. dr. Saptawati Bardosono MSc., yakni saat anak memiliki pola makan yang baik. “Kalau anak menghabiskan makanannya yang bergizi, orangtua pastilah berbahagia.

Baca juga : Kerja di Jerman

Bila anak sulit makan, tentu orangtua akan bersedih.” Terkait dengan ini, menurut dokter yang akrab disapa Tati ini, sistem pencernaan yang baik me rupakan salah satu faktor penting bagi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang menjadi anak yang bahagia dan aktif. “Organ imunitas terbesar ada di dalam saluran cerna. Oleh karena itu, penting untuk memastikan saluran cerna dalam keadaan sehat agar dapat menjalankan berbagai fungsinya, termasuk menyerap zat gizi dari makanan.”

Karena itulah, di dalam saluran cerna harus ada bakteri baik probiotik. Nah, bakteri ini memerlukan makanan yang disebut prebiotik. Salah satu prebiotik yang telah terbukti manfaatnya adalah Lactobacillus reuteri yang dapat diperkaya dalam bahan makan, salah satunya susu. Di Kota Kasablanka, Nestle LACTOGROW juga menyediakan arena permainan salju terbesar di Indonesia. Arena permainan ini diharapkan dapat membantu Mama Papa menikmati waktu berkualitas dengan buah hatinya.

Kompetisi Pembuatan Film Tingkat Dunia

Beberapa waktu lalu PT. Panasonic Gobel Indonesia memberikan pelatihan penulisan naskah dan pembuatan film bagi 10 fi nalis terpilih dalam program Kid Witness News. Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Panasonic dalam mengembangkan minat dan bakat kepada pelajar SD dan SMP terutama di bidang pembuat film pendek. Rangkaian KWN di Indonesia sudah dimulai sejak September 2015 dengan adanya sosialisasi dan roadshow ke-59 SD dan SMP.

Lalu, dilanjutkan dengan menyeleksi 150 peserta menjadi 10 finalis terbaik, ke-10 finalis terbaik itu berasal dari Bengkalis, Bandung, Bogor, Depok, Jakarta, Jayapura, dan Muntilan. KWN merupakan program tahunan yang dilaksanakan di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Dengan meng usung tema “Uniknya Duniaku” para pelajar yang berpartisipasi ditantang untuk mengekspresikan keunikan dunianya melalui naskah cerita. Kompetisi ini mengikutsertakan siswa dan siswi berusia 10-15 tahun untuk menuangkan kreativitasnya melalui penulisan naskah film pendek berdurasi 5 menit.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Ingin Anak Kembar? Begini Caranya! Bag2

Keluarga besar Magdalena memang memiliki riwayat keturunan kembar, sedangkan Yossi sama sekali tak memiliki silsilah keluarga kembar. Riwayat keturunan kembar diperoleh Yossi dari adik mama mertuanya yang memiliki anak kembar. TIDAK MUTLAK KETURUNAN KEMBAR Ya, adanya silsilah kembar pada garis keturunan akan meningkatkan kemungkinan hamil kembar.

Baca juga : toefl ibt jakarta

Pada pasangan yang memiliki riwayat keturunan kembar, kemungkinan hamil kembar meningkat 2,5 kali lipat. Namun, peningkatan kemungkinan ini hanya terjadi bila pada sisi istri (perempuan) terdapat garis keturunan kembar. Bila suami (laki-laki) yang memiliki garis kembar, maka peluang untuk punya anak kembar tidak mengalami peningkatan dibanding peluang asalnya. Hal ini karena kehamilan kembar terjadi akibat pembelahan sel telur yang pastinya berasal dari mama.

Meski begitu, bukan berarti tanpa ada riwayat keluarga, maka otomatis kita tidak dapat memiliki anak kembar. Secara umum, kehamilan kembar terjadi pada satu dari 250 kehamilan. Ada dua jenis kembar, yaitu kembar: identik dan non-identik. Kembar nonidentik berasal dari dua sel telur berbeda (dyzygot/fraternal), sedangkan kembar identik berasal dari satu sel telur yang memisah (monozygot). Yang kembar identik ini juga tidak dipengaruhi dengan faktor keturunan. Selain peluang alami ini, teori menyatakan, peluang kehamilan kembar lebih besar terjadi pada perempuan usia 30-an atau 40-an yang secara hormonal tidak stabil.

Sewaktu mengalami ovulasi, bisa terjadi lebih dari satu sel telur matang yang terlepas dari indungnya di saat bersamaan. Artinya, kehamilan kembar juga sering terjadi tanpa adanya riwayat kembar di keluarga. “Sebelum hamil kembar, saya mengalami keguguran karena blighted ovum atau kehamilan kosong. Pada usia 8 minggu saya dikuret. Sedih banget rasanya. Usai keguguran itu, saya menggunakan pil KB untuk kurun waktu dua periode. Enam bulan berlalu, kami memutuskan untuk program hamil. Dokter mengatakan rahim saya baik dan sehat, lalu kami pun diberi obat penyubur,” papar Novie Srie Noviyanti. Dua bulan kemudian, Novie pun hamil. “Saat periksa USG, dokter bilang ada dua jantung.

Sumber : https://pascal-edu.com/

Makna Di Balik Berat Dan Panjang (Tinggi) Si Kecil Bag3

Sebaliknya, bila LK anak lambat atau terlalu kecil dari usianya, maka ada hal yang harus diteliti lebih jauh, selain memberikan saran pada orangtua untuk melakukan stimulasi dan kontrol teratur pada tenaga kesehatan. Nah, jelas sekali, ya, Mama Papa, betapa pengukuran BB, PB/TB, dan LK itu mutlak menjadi perhatian dan acuan objektif dalam memantau kesehatan seorang anak. Lantas, bagaimana cara mengukurnya?

Baca juga : Tes Toefl Jakarta

CARA TEPAT MENGUKUR Proses pengukuran BB, PB/ TB, dan LK dibagi berdasarkan periode kehidupan seorang anak. Usia 0—1 tahun disebut periode bayi dan di atas 1 tahun sebagai periode anak. Mengukur BB bayi dilakukan dengan cara menimbang bayi pada posisi berbaring. Saat penimbangan, idealnya bayi dalam keadaan telanjang atau bisa juga dengan mengena kan baju tipis (mencegah kedinginan) dan menggunakan popok baru. Sebelum ditimbang, pastikan timbangan sudah dikalibrasi dan jarum jam atau angkanya menunjukkan nol (0).

Sedangkan untuk mengukur BB anak, bisa menggunakan timbangan berdiri. Untuk mengukur PB bayi, maka bayi harus dalam keadaan berbaring telentang, kepala harus menempel dengan ujung alat ukur yang bersifat statis, kemudian bayi diposisikan lurus, dan ujung peng ukur diposisikan pada ujung terluar tumit, pun si kecil tidak boleh bergerak. Karena itu, dibutuhkan dua orang untuk mengukur panjang badan bayi dengan pembagian tugas: satu orang memegang kepala, satu orang memegang badan dan kaki, juga alat ukur.

Anak yang sudah bisa berdiri, tingginya diukur dengan stadiometer: anak berdiri tegak merapat ke dinding, lalu diukur mulai kepala bagian belakang, bahu, pinggang, dan tumit sambil pandangan mata nya lurus ke depan. Alat ukur lalu diturunkan sampai menyentuh puncak kepala anak. Angka yang tampak pada stadiometer dinilai sebagai TB anak. (Gambar 2) Selain menggunakan stadiometer, di rumah bisa menggunakan meteran kain dari kayu yang ditempelkan di din ding, angka nol (0) diletakkan di bawah, menyentuh lantai, kemudian lakukan hal yang sama se perti mengukur dengan stadiometer. Gunakan mistar (penggaris) untuk mengetahui berapa tinggi anak.

Sumber : https://pascal-edu.com/

Ketika Si Kecil Terjatuh Bag2

Apakah si kecil sudah bisa berdiri sendiri tanpa dibantu? Kalau sudah, inilah saat tepat untuk mulai melatihnya berjalan.  Sebagaimana proses belajar pada umumnya, tentu awalnya tak selalu berjalan mulus. Begitu pula dengan latih an berjalan yang tak jarang diselingi kejadian terjatuh sampai berulang kali. Bagaimana mama-mama tadi menyikapi “kecelakaan” kecil ini bisa menjadi contoh buat kita.

“ info lowongan kerja di Jepang dengan cara magang ke Jepang gratis “ ~ upstory.org ~

“Walaupun Ziggy cukup sering jatuh, untungnya dia enggak trauma dan mau belajar berjalan lagi. Saya selalu berusaha te nang dan terus menye mangatinya sambil mengingatkan anak untuk berhati-hati,” ujar Rhedita. “Tamina juga sering jatuh. Pernah dia terjatuh sampai nangis karena bibirnya berdarah kena kursi. Langsung saya gendong, lalu tetap menyemangatinya dengan bilang, ‘Anak Mama kuat!’ Kalau dia jatuh, sebisa mungkin saya enggak panik apalagi teriak, biar anaknya enggak kaget,” beber Selly.

Sementara Gending, menurut Cinta, tidak berani berjalan sendiri dan selalu minta ditatih. Namun, Cinta dan suami tak henti menyemangati sang buah hati. Bahkan, mereka sampai mencoba memakaikan alat bantu jalan bayi dengan harapan Gending menjadi lebih berani berjalan tanpa dituntun. Sayangnya, alih-alih membantu, alat tersebut justru membuat Gending ketakutan hingga ia semakin enggan untuk belajar berjalan.

Syukurlah, setelah melalui proses yang panjang, putri semata wayang Cinta itu akhirnya mampu berjalan sendiri di usia 16 bulan. Ya, terus memberi semangat dan membantunya berlatih, inilah yang dibutuhkan oleh anak untuk tercapainya kemampuan berjalan sendiri. “Ayo, Nak, kamu pasti bisa!”

Tanda-Tanda Si Kecil Sudah Siap

Mama, inilah beberapa tanda kesiapan anak untuk belajar berjalan sendiri: ? Sudah bisa berguling di lantai (rolling around). ? Sudah bisa melakukan gerakan seperti merangkak tetapi menggunakan kedua telapak tangan dan kedua telapak kaki (bukan lutut) untuk bertumpu (crab walk). ? Sudah bisa bergerak cepat ke sana kemari. ? Sudah bisa menaiki anak tangga menggunakan kedua tangan, diikuti kedua kaki.

Belajar Jalan Yuk

Sebelum mulai belajar berjalan sendiri, anak harus bisa berdiri tanpa bantuan orang lain. Posisi berdiri sendiri merupakan untuk belajar berjalan. Bila anak start ing point belum bisa berdiri sendiri, tidak dianjurkan untuk melatihnya berjalan. Lebih baik, biarkan anak berlatih berdiri sambil berpegangan pada sebuah benda/tumpuan.

“ Info lengkap syarat mendapatkan beasiswa kuliah di Jerman gratis “ ~ upstory ~

Sebenarnya, tidak ada patokan khusus kapan seorang anak bisa mulai belajar jalan. Prinsipnya, walaupun pola perkembangan anak mengikuti pola yang sama dengan anak seusianya, tapi kecepatan pencapaian kemampuan tertentu pada tiap anak sangat bervariasi. Kecermatan dalam mengamati, menilai, dan menyimpulkan kesiapan anak untuk berlatih berjalan sendiri sangat dibutuhkan.

Rhedita Nayoan (32) yakin untuk mulai merangsang kemampuan berjalan sendiri pada Ziggy (3,8), ketika putra sulungnya itu sudah bisa berdiri sendiri tanpa berpegangan pada apa pun. “Saya mulai membimbingnya berjalan sendiri, menggandeng tangannya, mengawasi, dan yang paling penting menyemangati anak saat sedang berdiri sendiri untuk melangkah berjalan. Umur Ziggy waktu itu antara 10-11 bulan dan dia berhasil berjalan sendiri ketika berumur 1 tahun.” Sementara, Selly Anggraeni (28) mulai merangsang kemampuan berjalan sendiri pada Tamina (2,8) ketika putri sulungnya itu mulai mencoba berdiri sambil berpegangan pada benda yang ada di sekelilingnya.

Saat itu usia Tamina sekitar 8–9 bulan dan di usia setahun, ia pun sudah lancar berjalan. Mama lainnya, Cinta Permata Sukma (31) pertama kali terpikir untuk mulai mengajari buah hatinya, Gending (2,5), belajar berjalan saat berusia 1 tahun. Waktu itu Cinta melihat anak dari teman-teman sebayanya yang berusia sekitar 1 tahun sudah bisa berjalan. Di waktu yang sama, Gending juga mulai senang memanjat kursi dan meja. Cinta dan suami lalu mulai sering menatih Gending dengan harapan putri semata wayang mereka itu akan mulai melangkah sendiri.

Kalau Aqeela (1,10), putri dari Tri Finda Oktalia (30) ceritanya lain lagi. Di usia 8 bulan, Aqeela mulai sering memanjat kursi dan merangkak naik tangga. Sebulan kemudian ia sudah berani berdiri sambil bertumpu di dinding. Untuk membantu Aqeela belajar berjalan, Finda memanfaatkan bangku kecil dan kardus yang diisi benda berat untuk didorong putrinya sambil berjalan. Cara ini terbukti efektif karena membuat Aqeela berani dan senang berjalan sambil berpegangan pada kursi atau kardus. Ketika berulang tahun yang pertama, putri pertama Finda itu pun sudah lancar berjalan sendiri tanpa dibantu.

Puting Lecet Bukan Hambatan Menyusui

Mengalami lecet saat menyusui mungkin dialami sebagian kecil ibu menyusui. Terutama, bagi mereka yang baru pertama kali menyusui. Tentu, gangguan ini harus segera diatasi. “Apabila tidak ditangani segera, bisa mengganggu proses menyusui. Padahal, saat ini semua ibu tentunya ingin memberikan ASI sebagai makanan terbaik kepada anak-anaknya,” jelas Mia Sutanto, Ketua umum Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) dalam acara talkshow di acara AIMI Breastfeeding Fair (AIMI BFF) 2015, di Bintaro Jaya Xchange, Banten, Sabtu (19/12/2015).

Baca juga : Beasiswa s2 Jerman

Apabila lecet pada puting dibiarkan saja, salah satu dampaknya akan terjadi infeksi pada payudara. Infeksi ini bisa berasal dari kuman yang masuk melalui mulut dan hidung bayi ke dalam payudara melalui puting yang lecet dan retak tersebut. Akibatnya, puting tampak bengkak, kemerahan, terasa nyeri, dan timbul demam pada penderita. Kondisi puting lecet sebagian besar disebabkan posisi mulut bayi yang tidak pas saat mengisap puting ibunya, sehingga, alih-alih mengisap ASI, si bayi hanya mengemut puting saja.

Untuk mengatasi lecet pada puting Mia menyarankan para ibu untuk segera berkonsultasi pada konselor menyusui agar penyebab lecet dapat diketahui. “Kalau penyebab lecet sudah diketahui, puting yang lecet dapat disembuhkan. Biasanya tidak perlu memakan waktu lama, cukup 2—3 hari saja, puting dapat sembuh kembali, dan proses menyusui tidak terganggu,” tambah Mia. Talkshow ini merupakan salah satu rangkaian acara AIMI selama tiga hari penyelenggaraan, yakni 18, 19, 20 Desember 2015.

Sebagai informasi, AIMI BFF merupakan kegiatan rutin terbesar yang diadakan AIMI Pusat setiap tahunnya yang selalu mengangkat tema-tema menarik untuk menyosialisasikan ASI dan menyusui ke masyarakat. Kegiatan AIMI BFF mencakup bazar, talkshow, workshop komunitas, mini Kelas EdukASI Menyusui, konseling menyusui, dan banyak lagi. AIMI BFF 2015 yang merupakan BFF ke-8 dihadiri berberapa komunitas, salah satunya Komunitas Ayah ASI. Acara dibuka oleh Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diani, SH.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Bolehkah Jajan?

Melihat temannya jajan, anak jadi tertarik jajan juga. Jajan di luar sebetulnya boleh saja, asal kita juga memerhatikan hal-hal berikut ini. ¦ Lokasi atau tempat jajan: di mana letaknya, kebersihan dan kerapiannya, juga kebersihan penjualnya. Sebisa mungkin hindari tempat jajan yang terlalu terbuka di pinggir jalan, apalagi jika makanan disajikan tanpa penutup. ¦ Jenis jajanan yang dijual: perhatikan bentuk, tekstur, warna, bau, penyajian, dan rasa.

“ Info lengkap cara kerja ke Jerman dengan program ausbildung di Jerman gratis “ ~ sat-jakarta.com ~

Hindari jajanan yang tampaknya terlalu banyak me ngandung pewarna atau pengawet makanan (bisa diamati dari tekstur, bau, warna, dan rasa), juga pe nyajiannya apakah terlalu terbuka atau terpapar debu, dst. Sebaik nya kita cicipi dulu sebelum memberikan jajanan itu pada anak. ¦ Ingatkan anak untuk mencuci tangan sebelum makan, terutama setelah ia memegang uang atau benda lain saat jajan. ¦ Bawakan bekal sehat yang enak dan ditata menarik untuk anak, sehingga ia lebih suka menikmati bekalnya daripada jajan.

Cuci Tangan, Yuk!

Salah satu cara sederhana untuk mencegah berbagai penularan penyakit adalah dengan mencuci tangan. Tidak hanya anak yang harus mencuci tangan, tetapi juga orang dewasa yang membantu mengasuh anak sehari-hari. Faktanya, penularan virus atau kuman lewat sentuhan tangan cukup besar. Jadi, pastikan kita mencuci tangan terutama setelah buang air kecil/besar, memasak, bersih-bersih, bepergian dari luar, sebelum makan dan sesudah makan. Tentunya ajari si kecil juga, ya!

Kala Si Kecil Sariawan

Susah-susah gampang untuk mengetahui si kecil sariawan. Kadang anak hanya mengeluh perih ketika sikat gigi atau makan, sampai kita menemukan sariawan di bibirnya. Ya, penyebab sariawan beragam, bisa karena intoleransi makanan atau tanda penyakit tertentu. Segera konsultasikan ke dokter untuk mencari penyebabnya. Namun, luka kecil di mulutnya bisa kita tangani sementara dengan mengoleskan madu pada luka tersebut. Madu merupakan antiseptik yang bisa membantu penyembuhan. Selain rasanya manis, mengoleskan madu di luka akibat sariawan bisa mengurangi rasa pedih yang dirasakan anak.

Hidung Sering Tersumbat

Dokter rifan yang baik, anak saya (3) sering pilek. Sudah diperiksakan ke dokter tapi katanya bukan alergi. Namun saya sering kasih an melihatnya karena kalau pilek hidungnya selalu tersumbat, anak nya jadi rewel. Dokter, bagaimana mengatasi hidung tersumbat pada anak? Apakah aman pemberian obat luar seperti obat gosok, karena kalau hanya pakai minyak kayu putih, biasanya tidak mempan. Mohon saran dokter rifan. Terima kasih. Arsha melon – jakarta.

“ Rekomendasi tempat kursus bahasa Jerman di Jakarta yang terbaik “ ~ sat-jakarta.com ~

Ibu Arsha yang baik, sayang Ibu kurang lengkap mendeskripsikan seberapa sering pileknya, apakah sembuh dalam beberapa hari atau terus berlanjut? Apakah pilek terjadi di pagi/malam hari, disertai demam? Apakah pilek terjadi saat ada anggota keluarga terdekat yang menderita pilek? Tentunya tatalaksananya bergantung kepada penyebabnya.

Bila karena alergi, maka hindari pencetus alergi yang dapat diidentifi kasi. 0engenai pengobatannya secara umum, untuk anak di bawah usia 3 tahun pemberian larutan garam fisiologis/nasal saline (NaCl 0,9%) cukup efektif dan aman diberikan. Obat gosok pada beberapa kasus dapat juga malah menyebabkan gejala pilek lebih hebat terutama pada anak yang menderita alergi (rhinitis alergi).

Mimpi Buruk

Mimpi buruk yang terjadi saat tidur bisa menyebabkan anak bangun dengan ketakutan dan menangis. Mungkin saja si kecil bermimpi tentang hal-hal berbahaya dan kadang menyeramkan, seperti dikejar anjing atau bertemu monster. Jika sudah lancar berbicara, anak bisa menceritakan mimpinya secara detail.

Tapi umumnya anak membutuhkan waktu untuk bisa kembali tidur nyenyak setelah mimpi yang tidak menyenangkan. Apa yang bisa kita lakukan adalah memeluk anak dengan hangat dan memastikan ia aman bersama kita. Lambat laun, semakin besar anak, ia akan mengerti bahwa mimpi itu bagian dari tidur dan tak semua mimpi menyeramkan, ada juga yang menyenangkan. Yakinkan bahwa ia bisa bercerita apa pun tentang mimpinya, supaya ia tak merasa begitu takut.