Category Archives: Parenting

Tips Olahraga Yoga Saat Hamil

Yoga adalah olahraga pernapasan yang dipadukan dengan gerak. Manfaat yoga, antara lain: dapat mengurangi ketegangan, melemaskan otot, membantu Mama hamil bernapas dengan lebih baik, menenangkan pikiran sehingga terhindar dari stres, melenturkan persendian, serta mengurangi nyeri dan pegal. Jika rutin berlatih yoga, Mama dapat menjalani persalinan normal dengan mudah dan lancar karena yoga membuat Mama terampil mengolah napas sehingga dapat mengejan secara benar. Banyak sekali gerakan yoga namun untuk Mama hamil pastilah instruktur akan memilih yang cocok dan aman bagi kehamilan, lebih halus dan berirama, dengan mengutamakan pernapasan dan relaksasi otot tubuh.

Misalnya, Mama diminta duduk bersila di atas matras, posisikan tangan lurus ke bawah dan letakkan kedua telapak tangan di atas lantai. Kemudian, tarik napas dalam-dalam dan embuskan perlahan, lakukan berulang kali. Gerakan ini bisa dikombinasikan dengan gerakan tangan ke atas sambil menarik napas dan keluarkan atau kombinasikombinasi lain. Namun ingat, selalu konsultasikan lebih dahulu dengan dokter sebelum Mama hamil melakukan yoga. Bagaimanapun, tidak semua Mama hamil boleh melakukan gerakan yoga, yakni Mama hamil yang memiliki masalah, semisal adanya riwayat perdarahan, keguguran, persalinan prematur, dan lainnya. Jika ternyata kondisi Mama dan kehamilannya baik-baik saja dan dokter pun mengizinkan Mama berlatih yoga, maka pilihlah tempattempat yoga yang memang menyelenggarakan program yoga untuk kehamilan dengan instruktur yang berserti kat di bidang tersebut

Tips Melakukan Senam Hamil

Umumnya, sejak kehamilan masuk trimester ketiga atau mulai usia kandungan 28 minggu, Mama hamil dianjurkan melakukan senam hamil hingga tiba waktunya melahirkan. Apalagi di trimester akhir, umumnya Mama hamil rentan stres lantaran memikirkan persalinan yang akan dijalani. Tak sedikit Mama hamil yang mencemaskan rasa sakit saat bersalin, ini tentu bisa menimbulkan stres tersendiri. Belum lagi memikirkan bayinya yang akan lahir, apakah sehat, dan sebagainya. Nah, dengan melakukan senam hamil, diharapkan stres tersebut akan berkurang.

Baca Juga : SAT Registration Jakarta

Pasalnya, melalui senam hamil, Mama akan belajar teknik pernapasan yang benar dan cara mengejan yang benar, sehingga dapat memperlancar persalinan. Selain itu, senam hamil juga akan mengoptimalkan  sik Mama, serta menghilangkan keluhankeluhan yang terjadi akibat proses kehamilan. Ini karena rasa relaks yang Mama alami dari senam hamil, sehingga pegal-pegal dan nyeri pun berkurang, begitu pun keluhan bengkak dan kram kaki akan berkurang, tidur jadi lebih nyenyak, mood lebih baik, dan sebagainya. Pendeknya, Mama akan merasa lebih nyaman. Lakukan senam hamil sedikitnya seminggu sekali. Awalnya tentu dengan pengawasan oleh instruktur yang memang berpengalaman dan berserti kasi senam hamil. Namun, sebelum melakukan senam hamil, Mama dianjurkan berkonsultasi dahulu ke dokter. Ditakutkan ada kontraindikasi, seperti plasenta di bawah atau hipertensi. Mama hamil yang memiliki riwayat persalinan prematur, riwayat perdarahan, riwayat kontraksi selama hamil, dan mengalami komplikasi kehamilan, tidak dianjurkan mengikuti senam hamil karena dikhawatirkan bisa memicu persalinan dini

Tip Pascasesar

Ada banyak alasan yang menyebabkan seorang mamil harus melahirkan melalui operasi sesar. Ini, lo, Ma, prosedur dan tahapan persalinan sesar yang penting untuk dipahami. Umumnya, proses pemulihan berjalan selama kurang lebih enam minggu. Ini tip yang dapat Mama lakukan untuk melancarkan proses pemulihan.

Baca juga : ausbildung jerman

Upayakan untuk bangkit dari tempat tidur dan mulai berjalan sedikit demi sedikit dalam waktu 24 jam setelah persalinan, misalnya untuk ke kamar mandi. Alison Edelman, MD, MPH, asisten profesor bidang obgin di Oregon Health & Sciences University di Portland menjelaskan, berjalan membantu melancarkan aliran darah sehingga mengurangi risiko pembekuan darah. Selain itu, bergerak dan berjalan juga akan membantu melancarkan fungsi sistem pencernaan Mama.

Bila kelelahan, segera beristirahat ya, Ma. Jangan memaksakan diri hanya karena berharap dapat cepat pulih. Bagaimanapun juga, Mama baru saja menjalani proses operasi, sehingga membutuhkan waktu khusus untuk kembali pulih. • Hindari mengangkat benda berat. Saat menyusui bayi, posisikan tubuh Mama setengah berbaring atau duduk. • Minum cukup untuk mencegah sembelit atau buang air besar tidak teratur yang merupakan salah satu akibat dari operasi. • Bila sudah pulang ke rumah, hindari melakukan aktivitas berat, naik-turun tangga, serta menyetir sendiri setidaknya seminggu pascapersalinan. Nasihat ini diberikan oleh Henry Lerner, MD, dokter obgin dan instruktur klinis dari Harvard Medical School.

Bersihkan luka sayatan sesuai anjuran tenaga medis, atau bersihkan setiap hari dengan air hangat dan sabun, lalu segera keringkan dengan kain bersih. Balut luka dengan kain kasa agar tidak bergesekan dengan pakaian. Ganti kain kasa setiap hari dan jaga agar area luka tetap kering. • Waspadai timbulnya infeksi pada luka sayatan. Tanda-tanda munculnya infeksi antara lain: – Irisan luka berwarna merah, bengkak, atau mengeluarkan cairan atau berdarah. – Mama mengalami demam hingga lebih dari 38 derajat Celsius. – Terasa sakit yang semakin kuat alih-alih berkurang pada area bekas sayatan. – Keluar darah dari vagina.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

 

Kamus Tangisan Bayi

Meski terdengar sama, sebenarnya tangisan bayi memiliki arti yang berbeda-beda. Nah, bagaimana membedakannya? Ini dia kamusnya!

Berpola, iramanya teratur, berlangsung terusmenerus, dan semakin lama semakin kencang. Biasanya diselingi gerakan mengisap atau membuka-menutup pada mulut. Terdengar seperti mengeluarkan suara “neh”. Arti tangisan : Bayi lapar, ingin menyusu. Yang harus dilakukan : Segera angkat bayi dan berikan ASI. Bayi yang menangis karena lapar umumnya langsung berhenti menangis saat disusui.

Baca juga : Kerja di Jerman

Merengek dan biasanya disertai dengan gerakan yang menunjukkan bayi gelisah, seperti menggosok-gosok wajah atau menggaruk dan menarik telinganya. Arti tangisan : Bayi kelelahan. Yang harus dilakukan : Pindahkan bayi ke ruangan yang suasananya lebih tenang dan tak bising. Atur suhu kamar agar tak terlalu panas/dingin, berikan usapan lembut di punggung, senandungkan lagu lembut, hingga bayi tertidur lelap. Bila perlu, ganti pakaiannya dengan pakaian bersih.

Suara tangis melengking dan jelas, napas agak tersendat, lalu diikuti tangisan berikutnya. Biasanya makin lama, makin kencang. Tangisan terdengar seperti suara “heh”. Arti tangisan : Merasa tak nyaman, bisa karena popoknya basah, kepanasan/ kedinginan, tangan dan kakinya terjepit bantal atau guling, dan lainnya. Yang harus dilakukan : Segera periksa popok bayi, baju, dan area sekitar tempat tidurnya. Cari penyebabnya, lalu atasi, hingga bayi berhenti menangis.

Tangisan terdengar berbeda dari tangisan lain. Bayi menangis dengan suara keras/ melengking, berhenti sebentar, lalu menangis lagi disertai suara serupa rintihan. Biasanya sulit ditenangkan. Arti tangisan : Bayi merasa tak sehat atau sakit. Yang harus dilakukan : Pegang tubuh bayi di bagian kening atau leher, cek suhu tubuhnya apa terasa hangat atau tidak. Coba redakan tangisnya dengan menggendong dan memberi pelukan hangat. Bila si kecil tetap menangis dan rewel, atau orangtua merasa tak yakin apa masalah yang dihadapi si kecil, segera bawa ke dokter anak untuk memastikan kondisinya serta mendapat penanganan yang tepat.

Sumber : https://maxfieldreview.com/

Waspadai Game untuk anak Bag3

Wajar jika kemudian banyak pemerhati anak mengatakan bahwa game yang mengandung kekerasan dan pornograf adalah “teroris” buat jiwa anak-anak. Kengerian ini menjadi lebih tinggi karena saat ini begitu mudah anak-anak mengaksesnya, semisal, lewat ponsel.

Baca juga : tempat kursus ielts di jakarta

Jutaan game siap diunduh setiap saat. Bahkan ada yang mengatakan, paparan kekerasan dan pornograf lebih berbahaya daripada paparan narkoba yang hanya merusak tiga bagian otak. Apa pun juga, yang namanya merusak otak, banyak ataupun sedikit, tetaplah harus dijauhkan, bukan? Untuk itu, diperlukan edukasi yang persuasif.

Daftar Game Terlarang Untuk Anak

Pertengahan tahun ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, melalui situs http://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id mengumumkan daftar game berbahaya bagi anak. Antara lain: World of Warcraft, Grand Theft Auto (GTA), Call of Duty, Point Blank, Cross Fire, War Rock, Counter Strike, Mortal Combat, Future Cop, Carmageddon, Shelshock, Raising Force, Atlantica, Conflict Vietnam, dan Bully. Game-game tersebut mengandung unsur kekerasan dan pornograf yang dapat berdampak negatif pada anak. Tak tertutup kemungkinan masih ada game-game lain yang bersifat merusak, sehingga orangtua diharapkan terus mencermati aktivitas gaming yang dilakukan anak.

Perhatikan Rating

Orangtua diharapkan memilihkan game untuk anak berdasarkan rating atau segmentasi game. Indonesia dan beberapa negara lain masih menggunakan rating untuk game yang digunakan di Amerika Serikat. Pemeringkatan ini dilakukan Entertainment Software Rating Board (ESRB), lembaga yang didirikan oleh Entertainment Software Association (ESA). Banyak perusahaan yang memproduksi game menggunakan jasa ini sebelum memasarkan produk game-nya.

Ada enam kategori rating, yaitu: Early Childhood (anak usia dini), Everyone (semua umur), Everyone 10+ (usia 10 tahun ke atas), Teen (13 tahun ke atas), Mature (17 tahun ke atas), dan Adults Only (dewasa). Selain itu, perlu dilihat juga deskripsi konten ESRB-nya, ada Blood and Gore (kekerasan tingkat tinggi), Intense Violence (kekerasan), Nudity (adegan telanjang), Sexual Content (konten seksual), hingga Use of Drugs (disertai adegan penggunaan narkoba). Biasanya, rating ini tertera pada cover game. Namun ingat, meski sudah memilih kategori game versi ESRB yang dirasa sesuai, Mama Papa tetap perlu mencermati dan mendampingi anak saat bermain game.

Sumber : https://westwoodprep.com/id/

 

Survei Kebahagiaan Keluarga Indonesia Bag2

Lakukan hal hal sederhana, ikuti dunia mereka,” jelasnya. Salah satu lagi kebahagiaan bagi orangtua dijelaskan oleh Dr. dr. Saptawati Bardosono MSc., yakni saat anak memiliki pola makan yang baik. “Kalau anak menghabiskan makanannya yang bergizi, orangtua pastilah berbahagia.

Baca juga : Kerja di Jerman

Bila anak sulit makan, tentu orangtua akan bersedih.” Terkait dengan ini, menurut dokter yang akrab disapa Tati ini, sistem pencernaan yang baik me rupakan salah satu faktor penting bagi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang menjadi anak yang bahagia dan aktif. “Organ imunitas terbesar ada di dalam saluran cerna. Oleh karena itu, penting untuk memastikan saluran cerna dalam keadaan sehat agar dapat menjalankan berbagai fungsinya, termasuk menyerap zat gizi dari makanan.”

Karena itulah, di dalam saluran cerna harus ada bakteri baik probiotik. Nah, bakteri ini memerlukan makanan yang disebut prebiotik. Salah satu prebiotik yang telah terbukti manfaatnya adalah Lactobacillus reuteri yang dapat diperkaya dalam bahan makan, salah satunya susu. Di Kota Kasablanka, Nestle LACTOGROW juga menyediakan arena permainan salju terbesar di Indonesia. Arena permainan ini diharapkan dapat membantu Mama Papa menikmati waktu berkualitas dengan buah hatinya.

Kompetisi Pembuatan Film Tingkat Dunia

Beberapa waktu lalu PT. Panasonic Gobel Indonesia memberikan pelatihan penulisan naskah dan pembuatan film bagi 10 fi nalis terpilih dalam program Kid Witness News. Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Panasonic dalam mengembangkan minat dan bakat kepada pelajar SD dan SMP terutama di bidang pembuat film pendek. Rangkaian KWN di Indonesia sudah dimulai sejak September 2015 dengan adanya sosialisasi dan roadshow ke-59 SD dan SMP.

Lalu, dilanjutkan dengan menyeleksi 150 peserta menjadi 10 finalis terbaik, ke-10 finalis terbaik itu berasal dari Bengkalis, Bandung, Bogor, Depok, Jakarta, Jayapura, dan Muntilan. KWN merupakan program tahunan yang dilaksanakan di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Dengan meng usung tema “Uniknya Duniaku” para pelajar yang berpartisipasi ditantang untuk mengekspresikan keunikan dunianya melalui naskah cerita. Kompetisi ini mengikutsertakan siswa dan siswi berusia 10-15 tahun untuk menuangkan kreativitasnya melalui penulisan naskah film pendek berdurasi 5 menit.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Ingin Anak Kembar? Begini Caranya! Bag2

Keluarga besar Magdalena memang memiliki riwayat keturunan kembar, sedangkan Yossi sama sekali tak memiliki silsilah keluarga kembar. Riwayat keturunan kembar diperoleh Yossi dari adik mama mertuanya yang memiliki anak kembar. TIDAK MUTLAK KETURUNAN KEMBAR Ya, adanya silsilah kembar pada garis keturunan akan meningkatkan kemungkinan hamil kembar.

Baca juga : toefl ibt jakarta

Pada pasangan yang memiliki riwayat keturunan kembar, kemungkinan hamil kembar meningkat 2,5 kali lipat. Namun, peningkatan kemungkinan ini hanya terjadi bila pada sisi istri (perempuan) terdapat garis keturunan kembar. Bila suami (laki-laki) yang memiliki garis kembar, maka peluang untuk punya anak kembar tidak mengalami peningkatan dibanding peluang asalnya. Hal ini karena kehamilan kembar terjadi akibat pembelahan sel telur yang pastinya berasal dari mama.

Meski begitu, bukan berarti tanpa ada riwayat keluarga, maka otomatis kita tidak dapat memiliki anak kembar. Secara umum, kehamilan kembar terjadi pada satu dari 250 kehamilan. Ada dua jenis kembar, yaitu kembar: identik dan non-identik. Kembar nonidentik berasal dari dua sel telur berbeda (dyzygot/fraternal), sedangkan kembar identik berasal dari satu sel telur yang memisah (monozygot). Yang kembar identik ini juga tidak dipengaruhi dengan faktor keturunan. Selain peluang alami ini, teori menyatakan, peluang kehamilan kembar lebih besar terjadi pada perempuan usia 30-an atau 40-an yang secara hormonal tidak stabil.

Sewaktu mengalami ovulasi, bisa terjadi lebih dari satu sel telur matang yang terlepas dari indungnya di saat bersamaan. Artinya, kehamilan kembar juga sering terjadi tanpa adanya riwayat kembar di keluarga. “Sebelum hamil kembar, saya mengalami keguguran karena blighted ovum atau kehamilan kosong. Pada usia 8 minggu saya dikuret. Sedih banget rasanya. Usai keguguran itu, saya menggunakan pil KB untuk kurun waktu dua periode. Enam bulan berlalu, kami memutuskan untuk program hamil. Dokter mengatakan rahim saya baik dan sehat, lalu kami pun diberi obat penyubur,” papar Novie Srie Noviyanti. Dua bulan kemudian, Novie pun hamil. “Saat periksa USG, dokter bilang ada dua jantung.

Sumber : https://pascal-edu.com/

Makna Di Balik Berat Dan Panjang (Tinggi) Si Kecil Bag3

Sebaliknya, bila LK anak lambat atau terlalu kecil dari usianya, maka ada hal yang harus diteliti lebih jauh, selain memberikan saran pada orangtua untuk melakukan stimulasi dan kontrol teratur pada tenaga kesehatan. Nah, jelas sekali, ya, Mama Papa, betapa pengukuran BB, PB/TB, dan LK itu mutlak menjadi perhatian dan acuan objektif dalam memantau kesehatan seorang anak. Lantas, bagaimana cara mengukurnya?

Baca juga : Tes Toefl Jakarta

CARA TEPAT MENGUKUR Proses pengukuran BB, PB/ TB, dan LK dibagi berdasarkan periode kehidupan seorang anak. Usia 0—1 tahun disebut periode bayi dan di atas 1 tahun sebagai periode anak. Mengukur BB bayi dilakukan dengan cara menimbang bayi pada posisi berbaring. Saat penimbangan, idealnya bayi dalam keadaan telanjang atau bisa juga dengan mengena kan baju tipis (mencegah kedinginan) dan menggunakan popok baru. Sebelum ditimbang, pastikan timbangan sudah dikalibrasi dan jarum jam atau angkanya menunjukkan nol (0).

Sedangkan untuk mengukur BB anak, bisa menggunakan timbangan berdiri. Untuk mengukur PB bayi, maka bayi harus dalam keadaan berbaring telentang, kepala harus menempel dengan ujung alat ukur yang bersifat statis, kemudian bayi diposisikan lurus, dan ujung peng ukur diposisikan pada ujung terluar tumit, pun si kecil tidak boleh bergerak. Karena itu, dibutuhkan dua orang untuk mengukur panjang badan bayi dengan pembagian tugas: satu orang memegang kepala, satu orang memegang badan dan kaki, juga alat ukur.

Anak yang sudah bisa berdiri, tingginya diukur dengan stadiometer: anak berdiri tegak merapat ke dinding, lalu diukur mulai kepala bagian belakang, bahu, pinggang, dan tumit sambil pandangan mata nya lurus ke depan. Alat ukur lalu diturunkan sampai menyentuh puncak kepala anak. Angka yang tampak pada stadiometer dinilai sebagai TB anak. (Gambar 2) Selain menggunakan stadiometer, di rumah bisa menggunakan meteran kain dari kayu yang ditempelkan di din ding, angka nol (0) diletakkan di bawah, menyentuh lantai, kemudian lakukan hal yang sama se perti mengukur dengan stadiometer. Gunakan mistar (penggaris) untuk mengetahui berapa tinggi anak.

Sumber : https://pascal-edu.com/

Ketika Si Kecil Terjatuh Bag2

Apakah si kecil sudah bisa berdiri sendiri tanpa dibantu? Kalau sudah, inilah saat tepat untuk mulai melatihnya berjalan.  Sebagaimana proses belajar pada umumnya, tentu awalnya tak selalu berjalan mulus. Begitu pula dengan latih an berjalan yang tak jarang diselingi kejadian terjatuh sampai berulang kali. Bagaimana mama-mama tadi menyikapi “kecelakaan” kecil ini bisa menjadi contoh buat kita.

“ info lowongan kerja di Jepang dengan cara magang ke Jepang gratis “ ~ upstory.org ~

“Walaupun Ziggy cukup sering jatuh, untungnya dia enggak trauma dan mau belajar berjalan lagi. Saya selalu berusaha te nang dan terus menye mangatinya sambil mengingatkan anak untuk berhati-hati,” ujar Rhedita. “Tamina juga sering jatuh. Pernah dia terjatuh sampai nangis karena bibirnya berdarah kena kursi. Langsung saya gendong, lalu tetap menyemangatinya dengan bilang, ‘Anak Mama kuat!’ Kalau dia jatuh, sebisa mungkin saya enggak panik apalagi teriak, biar anaknya enggak kaget,” beber Selly.

Sementara Gending, menurut Cinta, tidak berani berjalan sendiri dan selalu minta ditatih. Namun, Cinta dan suami tak henti menyemangati sang buah hati. Bahkan, mereka sampai mencoba memakaikan alat bantu jalan bayi dengan harapan Gending menjadi lebih berani berjalan tanpa dituntun. Sayangnya, alih-alih membantu, alat tersebut justru membuat Gending ketakutan hingga ia semakin enggan untuk belajar berjalan.

Syukurlah, setelah melalui proses yang panjang, putri semata wayang Cinta itu akhirnya mampu berjalan sendiri di usia 16 bulan. Ya, terus memberi semangat dan membantunya berlatih, inilah yang dibutuhkan oleh anak untuk tercapainya kemampuan berjalan sendiri. “Ayo, Nak, kamu pasti bisa!”

Tanda-Tanda Si Kecil Sudah Siap

Mama, inilah beberapa tanda kesiapan anak untuk belajar berjalan sendiri: ? Sudah bisa berguling di lantai (rolling around). ? Sudah bisa melakukan gerakan seperti merangkak tetapi menggunakan kedua telapak tangan dan kedua telapak kaki (bukan lutut) untuk bertumpu (crab walk). ? Sudah bisa bergerak cepat ke sana kemari. ? Sudah bisa menaiki anak tangga menggunakan kedua tangan, diikuti kedua kaki.

Belajar Jalan Yuk

Sebelum mulai belajar berjalan sendiri, anak harus bisa berdiri tanpa bantuan orang lain. Posisi berdiri sendiri merupakan untuk belajar berjalan. Bila anak start ing point belum bisa berdiri sendiri, tidak dianjurkan untuk melatihnya berjalan. Lebih baik, biarkan anak berlatih berdiri sambil berpegangan pada sebuah benda/tumpuan.

“ Info lengkap syarat mendapatkan beasiswa kuliah di Jerman gratis “ ~ upstory ~

Sebenarnya, tidak ada patokan khusus kapan seorang anak bisa mulai belajar jalan. Prinsipnya, walaupun pola perkembangan anak mengikuti pola yang sama dengan anak seusianya, tapi kecepatan pencapaian kemampuan tertentu pada tiap anak sangat bervariasi. Kecermatan dalam mengamati, menilai, dan menyimpulkan kesiapan anak untuk berlatih berjalan sendiri sangat dibutuhkan.

Rhedita Nayoan (32) yakin untuk mulai merangsang kemampuan berjalan sendiri pada Ziggy (3,8), ketika putra sulungnya itu sudah bisa berdiri sendiri tanpa berpegangan pada apa pun. “Saya mulai membimbingnya berjalan sendiri, menggandeng tangannya, mengawasi, dan yang paling penting menyemangati anak saat sedang berdiri sendiri untuk melangkah berjalan. Umur Ziggy waktu itu antara 10-11 bulan dan dia berhasil berjalan sendiri ketika berumur 1 tahun.” Sementara, Selly Anggraeni (28) mulai merangsang kemampuan berjalan sendiri pada Tamina (2,8) ketika putri sulungnya itu mulai mencoba berdiri sambil berpegangan pada benda yang ada di sekelilingnya.

Saat itu usia Tamina sekitar 8–9 bulan dan di usia setahun, ia pun sudah lancar berjalan. Mama lainnya, Cinta Permata Sukma (31) pertama kali terpikir untuk mulai mengajari buah hatinya, Gending (2,5), belajar berjalan saat berusia 1 tahun. Waktu itu Cinta melihat anak dari teman-teman sebayanya yang berusia sekitar 1 tahun sudah bisa berjalan. Di waktu yang sama, Gending juga mulai senang memanjat kursi dan meja. Cinta dan suami lalu mulai sering menatih Gending dengan harapan putri semata wayang mereka itu akan mulai melangkah sendiri.

Kalau Aqeela (1,10), putri dari Tri Finda Oktalia (30) ceritanya lain lagi. Di usia 8 bulan, Aqeela mulai sering memanjat kursi dan merangkak naik tangga. Sebulan kemudian ia sudah berani berdiri sambil bertumpu di dinding. Untuk membantu Aqeela belajar berjalan, Finda memanfaatkan bangku kecil dan kardus yang diisi benda berat untuk didorong putrinya sambil berjalan. Cara ini terbukti efektif karena membuat Aqeela berani dan senang berjalan sambil berpegangan pada kursi atau kardus. Ketika berulang tahun yang pertama, putri pertama Finda itu pun sudah lancar berjalan sendiri tanpa dibantu.