Kiprahnya Terdengar Hingga Luar Negeri

Komunitas (Grup) Robot Indonesia ini awalnya berdiri karena ingin menyelamatkan anak-anak Indonesia dari serbuan mainan robot luar negeri. Namun, ternyata grup ini mampu berkiprah hebat di luar Indonesia.

Sampai saat ini, serbuan mainan buatan luar negeri di pasar nasional membuat masyarakat kita tidak berda- ya. Mereka tinggal membeli dan memainkannya saja. Namun, khusus mainan berjenis robot menarik per- hatian seorang Adhiatmo Rahardi. Menurut Adhi alangkah indahnya jika masyarakat Indonesia, terutama generasi mudanya tidak hanya sekadar menjadi konsumen robot, tetapi juga mampu membuatnya sendiri.

Oleh sebab itu, bersama delapan orang rekannya yang berlatar belakang teknik, mereka mendirikan Komunitas Robot Indonesia untuk mewadahi para kaum muda yang ingin berkreasi dalam membuat robot. Selain Adhiatmo Rahardi, kedelapan orang tersebut adalah Yudi Tri Wibowo, Yudanarko, Dhadhang SVW, Eka Julia, Anton Widarmono, Andreas Maryanto, Pujar Diki, dan Wimmy Hartawan.

Melalui media sosial facebook yang beralamat di www.facebook.com/groups/robotrobot, komunitas ini berusaha mewadahi anak-anak muda Indonesia untuk lebih berkreasi dalam membuat sebuah robot. Komunitas ini juga akan mendukung penuh setiap anggotanya yang ingin mengikuti kompetisi robot, baik skala nasional maupun internasional.

Sampai saat ini, di Facebooknya sudah tercatat lebih dari 12000 anggota. Jumlah ini terus meningkat seiring makin populernya teknologi robotika di berbagai sekolah di Indonesia. Anggotanya pun mulai dari tingkat anak sekolah hingga para pejabat di Indonesia. Virus Robot Sampai ke Negara Tetangga Belum lama berdiri, Komunitas Robot ini bahkan sudah membuat sebuah gebrakan. Pada bulan Desember 2011, komunitas ini berhasil menyelenggarakan seminar Unmanned Aerial Vehicle (UAV) gratis di.

This entry was posted in Tekno. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *