Ragam Olahan Tape Ketan, Terjamin Kehalalannya

Stoica.idCatering Sehat Jakarta. Cara yang dilakukan Endah Gandjarsari, mungkin dapat menginspirasi Anda. Usaha tape ketan milik orangtuanya yang sudah berpuluh-puluh tahun, kini semakin meroket sejak dikelolanya 2 tahun lalu. Selain membuat aneka produk tape ketan, ia juga menjamin kehalalannya. Yuk, kita kunjungi pabriknya di Cimahi.

Usaha tape ketan (peuyeum ketan) ini awalnya dirintis H. Abdurahman Talham Soetardjo & Ibu Hj. Siti Rohanah, orang tua Endah, sejak tahun 1962. Cukup lama menjadi salah satu oleh-oleh khas Cimahi, Endah akhirnya mengambil alih pengelolaan usaha keluarga yang sudah mengantar ia dan ke-6 kakaknya meraih pendidikan tinggi. “Saya ingin memajukan usaha peuyeum ketan ini dengan beberapa cara,” ujarnya.

Variasi produk

Selama puluhan tahun, usaha bermerek Peuyeum Ketan Istimewa ini memproduksi dua jenis tape ketan, yaitu tape ketan putih, dan tape ketan hitam. Namun di tangan Endah, kedua jenis tape ini dimodifikasi kembali, baik kemasan maupun olahannya. Untuk kemasannya, Endah mengeluarkan kemasan pouch yang lebih menarik dan higienis. Kemasan pouch tersedia dalam ukuran 500 gram dan 1 kilogram. Ia juga mengeluarkan edisi tape ketan dalam bungkus daun jambu layaknya di Kuningan, Jawa Barat. Jenis ini disebut gulampo.

Keunggulan gulampo dibandingkan tape ketan biasa adalah aromanya yang lebih wangi, dan rasanya manis. “Maklum saja, kedua orang tua saya memang berasal dari Kuningan yang terkenal dengan peuyeum ketannya,” imbuhnya. Khusus tape ketan biasa, penampilannya semakin menarik karena warnanya kehijauan. Warna ini tidak menggunakan pewarna makanan sintetis, melainkan menggunakan daun katuk sebagai pemberi warna hijau.

Rata-rata tape ketan ini bisa bertahan mencapai 1 bulan. Kemasan yang ia produksi tampil cantik dalam kantong plastik, dan tersedia juga dalam kemasan anyaman bambu. Ukurannya tersedia dalam kemasan 1 kilogram. Tersedia juga olahan tape ketan dalam kemasan stoples yang praktis. Harga kedua jenis tape ketan ini berkisar antara Rp 15 ribu – Rp 60 ribu. Sebagai pelengkap, Endah juga menyediakan ulen, alias ketan yang ditumbuk dan dibentuk menyerupai lemper.

This entry was posted in Resep. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *